JOMBANG — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Al-Urwatul Wutsqo (IAI UW) Jombang terus bergerak agresif dan konsisten dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan kampusnya, sebuah langkah konkret yang kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) yang digelar pada Sabtu dan Ahad (10-12/1/2026).
Pada siklus audit kali ini, cakupan pemeriksaan diperluas secara signifikan dengan menyasar tiga program studi strategis yakni Program Studi S-1 Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Program Studi S-1 Ekonomi Syari’ah, dan Program Studi S-1 Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), serta satu unit pimpinan vital yaitu Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, dengan melibatkan tim auditor internal bersertifikasi yang memusatkan kegiatan di ruang IAI-UW setempat. Ketua LPM IAI UW Jombang dalam pembukaannya menegaskan bahwa AMI bukan sekadar ritual administratif tahunan untuk menggugurkan kewajiban, melainkan merupakan jantung dari sistem deteksi dini kesehatan organisasi pendidikan guna memotret kesesuaian antara pelaksanaan lapangan dengan standar penetapan (PPEPP) yang berlaku.

Gambar 1: S-1 Manajemen Pendidikan Islam(MPI)

Gambar 2: S-1 Ekonomi Syari’ah

Gambar 3: Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Gambar 4: S-1 Bimibingan Penyuluhan Islam(BPI)
Secara spesifik, radar audit pada putaran ini menukik tajam pada dua aspek fundamental yaitu Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Dosen serta Tenaga Kependidikan. Terkait Standar Kompetensi Lulusan, tim auditor melakukan bedah dokumen mendalam di ketiga prodi untuk memastikan capaian pembelajaran lulusan (CPL) relevan dengan kebutuhan pasar kerja, sementara audit pada Wakil Rektor 3 difokuskan pada efektivitas pembinaan minat bakat mahasiswa (soft skill) serta perluasan jejaring kerjasama yang berkontribusi langsung pada kesiapan karir dan serapan lulusan di dunia profesional. Sementara itu, pada aspek Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan, pemeriksaan berlangsung ketat menyasar produktivitas Tri Dharma dan kepangkatan akademik dosen, sekaligus mengevaluasi kompetensi tenaga kependidikan dalam memberikan layanan administrasi dan kemahasiswaan yang prima.
Sementara itu, audit pada Wakil Rektor 3 difokuskan secara khusus pada Standar Kemahasiswaan dan Standar Kerjasama. Terkait kemahasiswaan, auditor mengevaluasi efektivitas sistem pembinaan minat bakat dan menelusuri bukti fisik prestasi mahasiswa di level regional hingga internasional, serta kualitas layanan kesejahteraan seperti beasiswa. Pada aspek kerjasama, pemeriksaan dilakukan untuk memvalidasi tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) menjadi Perjanjian Kerjasama (MoA) dan bukti implementasi nyata (Implementation Arrangement), guna memastikan dokumen kerjasama tidak sekadar menjadi “dokumen tidur”, melainkan berdampak riil bagi peluang karir alumni.
Para Kaprodi dan Wakil Rektor 3 yang hadir langsung mengikuti proses audit menyambut positif langkah ini sebagai mekanisme check and balance dan peta jalan (roadmap) perbaikan menuju akreditasi unggul, yang kemudian ditutup dengan komitmen LPM untuk mengawal tindak lanjut (RTL) temuan tersebut melalui Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) agar budaya mutu di IAI UW Jombang terbangun secara sistemik.




